ehm... ehm....

hALoW -hAlOw..

kaWan2, saudara2,,handai toulan,,sahabat sahabatku dan semua para pengunjung blog ku..

selamat datang di blog ku ini..

ini adalah blog pertama ku...

jadi kalo masih2 agk2 kurang gimana gitu kan..

maklum jelah yee..

yah ..

aku masih nerima pesan kesan dan kritik yang baik dari kalian..

okeh..

so,, once more time..

i just wanna say..

WeLcOmE to mY BloG!!


apaan tuuuh??

apaan tuuuh??

Mengenai Saya

Foto saya
aku adalah seorang mahasiswi cantik yang baru masuk pcr (dih,,pede amat ya??hehe,,) badan agak subur,,biarin kan tandanya makmur,, trus apa lagi ya?? yah .. coba ajalah berkenalan denganku maka kamu pasti tau aku..(apa ni??ntah apa-apa..)

hOw dO i lOok???

hOw dO i lOok???
Bayang..

Arti Persahabatan...

Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Ingatlah kapan terakhir kali kamu berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping kamu ?? Siapa yang mengasihi kamu saat kamu merasa tidak dicintai ?? Siapa yang ingin bersama kamu saat kamu tak bisa memberikan apa-apa ??

MEREKALAH SAHABATMU!!!!

Hargai dan peliharalah selalu persahabatanmu

arti cinta dan sayang

Cinta adalah sesuatu yang suci, anugerah Tuhan dan sering tidak rasional. Cinta dipenuhi nuansa memaklumi dan memaafkan. Kesabaran, kesetiaan, pengertian, pemberian dan pengorbanan akan mendatangkan/menyuburkan cinta, sementara penyelewengan, egoisme, kikir dan kekasaran akan menghilangkan rasa cinta.

sayang adalah satu rasa yg tulus.bukan sekedar rela dan siap melepas seseorang yg kita cintai dan kita sayangi.tulus untuk mencintai dan sayang kpd org terkasih dgn melihat dia lebih bahagia dengan orang yg dia cintai itulah cinta yg murnim di hati kita dan cinta tak akan tumbuh jika Allah yg maha BERKUASA atas segalanya tdk menghendakinya.

cinta adalah perasaan yang timbul dimana adanya keinginan untuk saling mengerti dan memahami. Cinta merupakan anugerah terindah dari tuhan karena melalui cinta kita dapat merasakan keajaiban akan kehidupan mulai dari bahagia,sedih,sakit,menderita dll.

sayang itu hampir mendekati cinta tp banyak orang yang salah mengartikan cinta dan sayang. cinta itu terjadi karena adanya getaran hati dalam artian terjadi secara alami dan sayang terjadi karena adanya sesuatu diri diri seseorg yg bisa membuat kt menjadi sayang dengan org itu.Kalo cinta sudah pasti sayang tapi kalo sayang belum tentu cinta.Dan ketika kita mencintai seseorang kita pasti akan memberikan yg terbaik buat org itu n berusaha mencintai org itu dgn cara yg sesempurna mungkin yg bs kita lakukan.

Sayang itu lebih abadi sifatnya. Ketika kita sayang ama seseorang maka kita takut kehilangannya. Tetapi cinta bisa berubah menjadi benci. Rasa sayang membuat kita ingin memiliki dan dimiliki. Rasa cinta membuat kita ingin menguasai.

Cinta adalah membiarkan orang yang kita sayangi bahagia.. kalo kamu memang bener2 sayang ma orang itu jangan bikin dia terganggu dengan kehadiran kamu, biarkanlah dia pergi mencari kebahagiaanya sendiri apabila dia sadar kamu yang terbaik buat dia maka dia akan kembali dengan membawa kebahagiaan sejati.Rasa Sayang itu melebihi dari rasa suka,rasa cinta. tetapi kasih melibihi rasa sayang, karena kasih melebihi semua rasa itu.kasih itu panjang sabar,murah hati, dan tulus keluar dari hati.

Cinta adalah perasaan suka-menyukai karena sesuatu dalam diri orang lain yang membuat kita tertarik hati dan berkomitmen. Cinta lebih banyak mengandalkan keadaan seseorang tersebut dalam berinteraksi dengan kita. Lain kata, cinta itu bersifat pemberian yang pamrih.

Sayang lebih mendekati kata Kasih (mengasihi).Sayang itu tulus,rela,dan selalu melindungi. Tak pernah padam,tak pernah redup dan tak pernah dapat tergantikan oleh apapun.

Senin, 02 Januari 2012

pacaran itu ????

menurut aku pacaran itu, bukan melakukan hal yang tidak seharusnya kita lakukan.. tetapi itu adalah wujud untuk mengetahui karakter masing - masing dari pasangan kita.. jadi bukan berarti pacaran itu adalah hal yang negatif.. tidak semua orang beranggapan bahwa pacaran itu adalah sesuatu hal yang buruk,, dari pacaran juga lah kita dapat meyakinkan diri kita.. apakah kita dah cocok ato udah pantaskah dia untuk kita.. this is my opinion.. what's your opinion??

Kamis, 12 Mei 2011

iseng-iseng

udah lama gak buka blog..
tpi ya kayak gitu2 aja...

halaaah..

Senin, 26 Juli 2010

Komunikasi Data

Security Wireless LAN menggunakan metode Keamanan Pada Tingkat Lanjut

Setting Keamanan Pada Tingkat Lanjut
Setting keamanan di atas diterapkan pada layer rendah , yang merupakan tingkat
dasar sehingga secara umum ada pada hampir semua jenis AP. Selanjutnya kita akan
mempelajari setting keamanan pada layer yang lebih tinggi.





Gambar 13.18 Setting Security - Firewall pada AP


1. Firewall
Pada setting ini, terdapat 4 pilihan :
a. Block Anonymous Internet Requests
Bila diaktifkan, kita dapat melindungi jaringan kita dar i deteksi, yang
biasanya menggunakan "ping". Fitur ini juga menyembunyikan port-port
jaringan kita, sehingga mempersulit user dari luar jaringan untuk
mengakses jaringan lokal kita.
b. Filter Multicast
Aktifkan fitur ini jika kita tidak ingin menerima trafik multicast yang
terkadang dikirim oleh jaringan lain.
c. Filter Internet NAT Redirection
Fitur ini menggunakan Port Forwarding untuk mencegah akses menuju
server lokal dari komputer-komputer lokal lainnya.
d. Filter IDENT (port 113)
Mencegah serangan dari luar melalui internet port 113. Namun beberapa
aplikasi membutuhkan port ini.
2. VPN (Virtual Private Network)
Setting VPN memungkinkan lewatnya trafik VPN melalui router AP kita.
Pada setting ini terdapat 3 pilihan :
a. IPSec Passthrough - Memperbolehkan trafik IPSec
b. PPTP Passthrough - Memperbolehkan trafik PPTP (ini yang digunakan
oleh Windows VPN)
c. L2TP Passthrough - Memperbolehkan trafik L2TP




Gambar 13.19 Setting Security -- VPN


semua nya harus di set menjadi enable agar dapat terkoneksi ke jaringan.apabila
di disable kan maka jaringan tidak akan terhubung.

3.8 Setting Pembatasan Akses



Gambar 13.20 Setting Access Restriction pada AP

Setting ini bekerja pada untuk membatasi akses internet berdasarkan beberapa parameter:
1. Daftar PC (User)
2. Hari
3. Waktu/Jam
4. Service
5. Blokir Website (berdasar alamat URL atau berdasar kata kunci)

Pada "Internet Access Pol icy" kita dapat membuat maksimum 10 kebijakan, dan kita
dapat melihat "Summary" atau ringkasan dari kebijakan yang bersangkutan.

pada gambar status di set enable agar dapat terhubung ke jaringan internet. apabila kita
set disable maka kita tidak akan terhubung ke jaringan internet sehingga website blocking
by URL address tidak akan berpengaruh ke jaringan internet. apabila kita memasukkan URL
tertentu kedalam website blocking maka pada jaringan internet tidak akan dapat mengakses
URL tersebut. apabila kita memasukkan kata ke dalam website blocking by keyword maka
semua apapun yang berhubungan dengan kata tersebut akan di blokir dan tidak dapat di
akses oleh internet.unruk website blocking by address,pada jaringan internet akan lebih
specific untuk memblokir kata yang dimasukkan.hari dan waktu pemblokiran URL maupun keyword juga dapat kita tentukan sesuai dengan jadwal yang kita inginkan.




Gambar 13.21 Ringkasan Internet Policy tertentu

Untukmengubahdaftar PC yang dikenai kebijakan, klik"Edit List of PCs".





Gambar 13.22 Penambahan/Perubahan PC List


kita juga dapat mengubah atau menambah kan PC yang ingin kita blokir. dapat dilihat dari
gambar di atas. kita tak hanya dapat memasukkan ip address dari PC tersebut tetapi kita
juga dapat memasukkan mac address dari PC tersebut agar lebih spesific lagi.

Macam service yang disediakan olehAP tersebut adalah DNS, Ping,HTTP, HTTPS, FTP, POP3,IMAP,SMTP, NNTP, Telnet, SNMP, TFTP,dan IKE. Service tersebut di -setting berdasarkan protokol dan port yang digunakan.Untuk merubah atau menambahkan service tertentu, dapat dilakukan dengan klik "Add/EditService" seperti pada gambar dibawah.




Misalkan kita akan membuat kebijakan sebagai berikut :
ú Kebijakan bernama "umum", dimana user dengan IP 192.168.1.2 sampai
192.168.1.254 akan diperboleh kan untuk mengakses pada hari Senin saja dari jam
06:00 hingga jam 10:00
ú Situs www.asem.com tidak boleh diakses
ú Situs dengan kata kunci "porno","sex","warez" tidak boleh diakses
ú Service "Ping" diblokir

Rabu, 14 Juli 2010

:)

Wireless LAN Security

WEP (Wired Equivalent Privacy)

WEP merupakan suatu algoritma enkripsi yang digunakan oleh shared key pada proses autentikasi untuk memeriksa user dan untuk meng-enkripsi data yang dilewatkan pada segment jaringan wireless pada LAN.

WEP digunakan pada standar IEEE 802.11. WEP juga merupakan algoritma sederhana yang menggunakan pseudo-random number generator (PRNG) dan RC4 stream cipher.RC4 stream cipher digunakan untuk decrypt dan encrypt.


Alasan memilih WEP

a

WEP merupakan sistem keamanan yang lemah. Namun WEP dipilih karena telah memenuhi standar dari 802.11 yakni

- Exportable

- Reasonably strong

- Self-Synchronizing

- Computationally Efficient

- Optional

WEP dimaksudkan untuk tujuan keamanan yakni kerahasiaan data, mengatur hak akses dan integritas data. Selain WEP terdapat standar lain yakni standar 802.1x yakni EAP atau VPN.


WEP Keys

WEP keys diimplementasikan pada client dan infrastrukturnya digunakan pada Wireless LAN. WEP keys ini merupakan alphanumeric character string yang memiliki dua fungsi pada Wireless LAN. Pertama, WEP keys ini dapat digunakan untuk verifikasi identitas pada authenticating station. Kedua, WEP keys dapat digunakan untuk data encryption.

WEP keys terdiri atas dua tipe, yakni tipe 64-bit dan tipe 128-bit. Untuk memasuki static WEP keys melalui client atau infrastruktur seperti bridge atau access point adalah muda.

Berikut pada gambar 10.1 menunjukkan konfigurasi program untuk memasuki WEP keys. Terkadang tampilan untuk memasuki WEP keys berupa checkbox yang menyeleksi 40-bit atau 128-bit WEP. Terkadang tampilannya bukan checkbox, oleh karena itu administrator harus mengetahui berapa banyak karakter yang ditanyakan. Pada umumnya software client akan mengijinkan untuk memasukkan WEP keys baik berupa format alphanumeric (ASCII) ataupun hexadecimal (HEX).




Gambar 10.1 Memasuki WEP keys melalui client device


Static WEP Keys

Untuk mengimplementasikan static WEP keys ini kita harus mengatur secara manual WEP key pada access point dan dihubungkan ke client. Pada gambar 10.2 ini untuk memasuki WEP keys melalui infrastruktur.


Gambar 10.2 Memasuki WEP keys melalui infrastruktur



Centralized Encryption Key Servers

Centralized encryption key servers ini digunakan atas dasar alasan-alasan berikut:

- centralized key generation

- centralized key distribution

- ongoing key rotation

- reduced key management overhead

Beberapa nomor dari device yang berbeda dapat bertindak sebagai Centralized key server. Berikut ini gambar Centralized Encryption Key Servers:





WEP Usage

Ketika WEP diinisialisasi, paket data akan dikirimkan dengan menggunakan WEP untuk meng-encrypt. Namun paket header data yang berisi MAC address tidak mengalami proses encrypt. Semua layer 3 yang berisi source dan destination mengalami encrypt.

Advanced Encryption Standard (AES)

AES merupakan pengganti algoritma RC4 yang digunakan pada WEP. AES menggunakan algoritma Rijndale.

Filtering

Merupakan mekanisme keamanan dasar yang digunakan untuk mendukunng WEP dan atau AES. Filtering memiliki arti menutup semua hubungan yang tidak diijinkan dan membuka semua hubungan yang diijinkan. Filtering terdiri dari tiga tipe dasar yang dapat diimplementasikan pada WLAN, yakni:

- SSID Filtering

- MAC Address Filtering

- Protocol Filtering

SSID Filtering merupakan metode penyaringan/ filtering yang bersifat elementer dan hanya digunakan untuk mengontrol hak akses. SSID merupakan nama dari jaringan.

MAC Address Filtering merupakan metoda filtering untuk membatasi hak akses dari MAC Address yang bersangkutan. Berikut ini adalah gambar yang menunjukkan illustrasi MAC filters:




MAC filters ini juga merupakan metode sistem keamanan yang baik dalam WLAN, karena peka terhadap jenis gangguan seperti:

- pencurian pc card dalam MAC filter dari suatu access point

- sniffing terhadap WLAN

Protocol Filtering merupakan metoda yang memungkinkan WLAN dapat menyaring paket-paket yang melalui jaringan dari layer 2 hingga layer 7. Berikut illustrasi dari protocol filtering:


Temporal Key Integrity Protocol (TKIP)

Merupakan protokol yang membantu meningkatkan kerja dari WEP. TKIP digunakan untuk inisialisasi vektor (IV) dan menangani paket pasif yang mengalami proses snooping.

Solusi yang bedasarkan AES

Solusi yang didasarkan AES mungkin akan menggantikan WEP yang mengunakan RC4, tetapi sementara solusi seperti TKIP sedang diterapkan. Walaupun sekarang ini dipasaran tidak ada produk yang menggunakan AES, tetapi tetapi beberapa penjual telah memiliki produk ini hanya tinggal menunggu keputusan release nya saja. AES memiliki tinjauan yang luas sehungga sangat effisien bagi harware dan software. Kosep 802.11i adalah konsep untuk penggunaan AES, dan merupakan sebuah pertimbangan bagi pemain industri Wierless LAN. AES sepertinya merupakan sebuah penyeleseian standart.Teknik perubahan enkripsi data merupakan sebuah solusi yang penting, AES akan menbuat dampak penting pada sistem keamanan WLAN, tetapi masih ada solusi yang msih bisa diimplementasikan pada jaringan enterprise, contohnya memusatkan encryption key server untuk mengotomatisasi handling out key. Jika radio cart pelanggan hilang, dengan AES enkripsi didalamnya, hal ini tidak akan berpengaruh, karena pencurinnya tidak bisa mengakses jaringan.

Ada beberapa teknik yang dapat Anda gunakan untuk lebih mempersulit para pengganggu untuk mengacau jaringan wireless Anda. Metode tersebut adalah WEP, WPA, dan 802.1x:


1. WEP

Teknik pengaman jaringan wireless yang satu ini merupakan kepanjangan dari Wired Equivalent Privacy. Teknik ini merupakan fasilitas opsional yang ada di dalam standar 802.11. Fitur ini akan membuat jaringan wireless Anda mempunyai keamanan yang hampir sama dengan apa yang ada dalam jaringan kabel. WEP menggunakan sistem enkripsi untuk memproteksi pengguna WLAN dalam level yang paling dasar. WEP memungkinkan administrator jaringan wireless membuat encription key yang akan digunakan untuk mengenkripsi data sebelum dikirimkan melalui jalan udara. Encription key ini biasanya dibuat dari 64 bit key awal dan dipadukan dengan algoritma enkripsi RC4.

Ketika fasilitas WEP diaktifkan, maka semua perangkat wireless (AP dan client) yang ada di jaringan harus dikonfigurasi dengan menggunakan key yang sama. Hak akses dari seseorang atau sebuah perangkat akan ditolak jika key yang dimasukkan tidak sama.


2. WPA

WI-FI Protected Access atau disingkat dengan istilah WPA, merupakan teknik pengaman jaringan wireless LAN yang diklaim lebih canggih dari WEP. Dengan disertai teknik enkripsi yang lebih advanced dan tambahan pengaman berupa otentikasi dari penggunanya, maka WPA akan jauh lebih hebat mengamankan Anda pengguna WLAN.


3. 802.1x

Teknik pengaman yang satu ini akan mengharuskan semua pengguna jaringan wireless untuk melakukan proses otentikasi terlebih dahulu sebelum dapat bergabung dalam jaringan. Sistem otentikasinya dapat dilakukan dengan banyak cara, namun sistem otentikasi menggunakan pertukaran key secara dinamik. Sistem pertukaran key secara
dinamik ini dapat dibuat dengan menggunakan Extensible Authentication Protocol (EAP). Sistem EAP ini sudah cukup banyak terdapat di dalam implementasi fasilitas-fasilitas di RADIUS.

Analisa

Karena jaringan wireless merupakan jaringan yang memiliki topologi terbuka,

maka harus lebih diperhatikan masalah keamanannya. Secara minimal, sekuritas dalam

WLAN menggunakan sistem SSID (Service Set Identifier), sehingga hanya user tertentu

yang dapat mengaksesnya. Sedangkan untuk lebih aman, digunakan metode enkripsi agar

lalu lintas data tidak dapat dibaca oleh pihak luar. Jenis otentikasi ada bermacam-macam,

yaitu Open System, Shared Key, WPA, WPA-PKS, dan 802.1X. Dalam modul ini, kita

hanya membahas jenis yang ada pada WLAN AP Linksys WRT54G saja. Secara default,

otentikasi pada AP tersebut tidak diaktifkan (di-disable). Ini menjadikan siapa saja yang

memiliki koneksi WLAN dapat mengakses jaringan AP tersebut.

13.3.2 Setting SSID

SSID merupakan langkah awal untuk dapat terkoneksi dengan jaringan WLAN

tertentu. Setting default dari AP tersebut adalah sebagai berikut:


Hal ini menyebabkan SSID “linksys” nampak oleh user.


Nampak pula bahwa jaringan “linksys” tersebut “unsecured”, atau tidak ada metode

otentikasi ataupun enkripsi padanya, sehingga setiap user yang mengetahui SSID-nya

dapat terkoneksi ke jaringan tersebut. Selanjutnya bila opsi “Wireless SSID Broadcast”

di-disable, maka SSID “linksys” tidak akan nampak oleh user, sehingga harus

dimasukkan secara manual. Contoh berikut dilakukan di Windows XP :

1. Buka “Network Connections” dari “Control Panel”, mak a akan terdapat beberapa

network adapter yang telah ter-install, termasuk Wireless Adapter.

2. Klik kanan pada Wireless Adapter, pilih “Properties”, maka muncul window

property dari wireless adapter yang bersangkutan, lalu dipilih tab “Wireless

Networks”.


Klik “Add” untuk menambahkan SSID yang dimaksud, lalu pilih tab “Connection”

Opsi tersebut diaktifkan agar “linksys” dapat secara otomatis terkoneksi.


ip_filelist.xml">

13.3.3 Setting Security-Mode : WPA Pre-Shared Key (WPA-PSK)




Ada dua opsi enkripsi pada jenis ini, yaitu TKIP dan AES. TKIP (Temporal Key

Integrity Protocol) menggunakan metode enkripsi yang lebih aman dan juga

menggunakan MIC (Message Integrity Code) untuk melindungi jaringan dari serangan.

AES (Advanced Encryption System) menggunakan enkripsi 128-bit blok data secara

simetris.

Untuk menggunakan WPA Pre-Shared Key, masukkan password pada WPA

Shared Key dengan panjang karakter antara 8 sampai 63. Group Key Renewal Interval

dapat diisi dengan nilai antara 0 hingga 99,999 detik.

Contoh penggunaan mode ini, kita isi WPA Shared Key dengan password

“wawawawa” dan algoritma TKIP (selanjutnya silahkan mencoba AES), maka ketika kita

akan mencoba koneksi menuju jaringan tersebut, akan diminta password.

Mode security ini paling sederhana untuk diakses dari sisi user, karena

penggunaannya semudah seperti login ke Windows atau account e-mail kita. Contohnya

seperti pada gambar berikut. Caranya :

Pada modul ini kita gunakan setting dari Windows XP, sebagai berikut :

1. Buka “Network Connections” dari “Control Panel”, maka akan terdapat beberapa

network adapter yang telah ter-install, termasuk Wireless Adapter.

2. Klik kanan pada Wireless Adapter, pilih “View Available Wireless Networks”.


Bila kita melakukan koneksi maka muncul


Dan kita isikan key “wawawawa” tadi, dan klik “Connect”. Untuk selanjutnya silahkan

mencoba setting menggunakan algoritma AES.


13.3.4 Setting Security-Mode : WPA Radius



WPA RADIUS menggunakan server RADIUS eksternal untuk melakukan

otentikasi. Untuk menggunakan mode ini, masukkan alamat IP dari server RADIUS,

beserta port nya (default adalah 1812), juga kata kunci dari server yang bersangkutan.

Sebenarnya ini sama saja dengan WPA Pre-Shared Key, hanya saja “key” di sini

diperoleh dan diproses oleh server tertentu, yaitu server RADIUS. Pembahasan tentang

server RADIUS di luar batasan modul ini, sehingga setting mode RADIUS juga tidak kita

bahas.


13.3.5 Setting Security-Mode : WEP

Ada dua level dari enkripsi WEP, 64-bit dan 128-bit. Semakin tinggi bit enkripsi,

semakin aman jaringannya, namun kecepatan menjadi menurun. Untuk menggunakan

WEP, pilih bit enkripsi yang diinginkan, dan masukkan passphrase atau key WEP dalam

bentuk heksadesimal.

Secara umum, mode security yang sering digunakan adalah WEP. WEP

merupakan penggunaan urutan nilai heksadesimal yang berasal dari enkripsi sebuah

passphrase. Dalam percobaan berikut kita akan menggunakan passphrase “wawawa”, lalu

pilih jenis enkripsi bit-nya (64 bit atau 128 bit), lalu klik “Generate”. Maka akan

dihasilkan 4 buah key dengan panjang 10 digit heksa (64 bit) atau 26 digit heksa (128 bit)

seperti pada gambar di atas. Kemudian dipilih antara 4 key tersebut yang mana yang akan

dipakai. Nilai tersebut sangat penting namun tidak case sensitive. Hasil penerapannya

nampak pada gambar berikut.


Untuk melakukan koneksi, pada modul ini kita gunakan setting dari Windows XP,

sebagai berikut :

1. Buka “Network Connections” dari “Control Panel”, maka akan terdapat beberapa

network adapter yang telah ter-install, termasuk Wireless Adapter.

2. Klik kanan pada Wireless Adapter, pilih “Properties”, maka muncul window

property dari wireless adapter yang bersangkutan, lalu dipilih tab “Wireless

Networks”



Bila SSID dari jaringan WLAN yang kita inginkan belum ada di daftar “Preferred

Networks”, dapat kita tambahkan dengan klik “Add”, namun bila SSID sudah ada,

pilihlah dia dan klik “Properties” hingga muncul window seperti di kanan atas.

Pada contoh di atas, kita pilih SSID “linksys”, menggunakan “Network

Authentication - Shared”, “Data Encryption - WEP”, dan “Network Key” diisi dengan

Network Key yang bersangkutan sesuai dengan Key yang dipilih (antara 1 hingga 4

pilihan), dalam hal ini, dipilih Key 1.


13.3.6 Setting Wireless MAC Filter

Sistem security lainnya menggunakan MAC Filter yang mem-filter akses

berdasarkan alamat MAC dari user.




Seperti pada gambar di atas, ada dua metode filtering :

1. Prevent

Memblokir akses dari daftar MAC

2. Permit Only

Hanya memperbolehkan akses dari daftar MAC

Untuk meng-edit atau melihat daftar MAC, klik “Edit MAC Filter List”, dan muncul

window seperti di samping.





Nampak bahwa jumlah maksimum MAC adalah 40 buah. Pada contoh tersebut, kita

menggunakan mode “Prevent”, dan alamat MAC yang digunakan adalah

“000C41DB9B80”

Hasil dari pem- filter-an ini nampak pada gambar selanjutnya.



Nampak bahwa alamat MAC tersebut tidak dapat terkoneksi dengan jaringan tersebut,

dengan status “On Demand”. Untuk lebih memperjelas, pada gambar berikut nampak

alamat MAC dari wireless adapter user yang bersangkutan.


Ada beberapa tools security di WR/AP:

1. Disable SSID, dimana SSID tidak di broadcast dan hanya dapat digunakan oleh orang – orang tertentu saja.

2. MAC Filter, dimana hanya orang – orang yang termasuk dalam kelompok tersebutlah yang dapat masuk untuk connect ke kelompok tersebut.

3. IP statis for client, dimana orang yang tidak termasuk ke kelompok tersebut tidak dapat connect ke kelompok tersebut kecuali orang tersebut harus tau IP agar dapat connect ke access point.

4. WEP/WPA enabled.

5. Radius server.

*SSID > tidak memiliki enkripsi dan tidak ada autentikasi.

*WEP > memiliki enkripsi dan menggunakan static key.

*WPA > memiliki enkripsi ( enkripsi yang digunakan TKIP),memiliki autentikasi (LEAP,PEAP,EAP-fast) dan menggunakan dinamik key.

*WPA2 (present technology) > memiliki enkripsi (enkripsi yang digunakan AES), memiliki autentikasi dan menggunakan dinamik key.

Apabila menggunakan WEP maka untuk dapat connect ke acces point kelompok yang kita inginkan maka terlebih dahulu harus memasukkan network key yang sama dengan network key yang diset pada access point. Key index yang di masukkan adalah key index yang sesuai dengan network key yang dimasukkan pula.Sedangkan apabila menggunakan WPA maka untuk dapatt connect ke kelompok tersebt maka kita harus memasukkan password yang sama dengan password yang di set di access point.

Pada penggunaan MAC filter, terlebih dahulu harus mendaftarkan MAC address dari PC yang akan digunakan. Apabila pada access point mode filteringnya di set prevent maka PC yang MAC address nya telah terdaftar tidak akan dapat terkoneksi. Apabila pada access point mode filteringnya di set permit only maka PC kan dapat terkoneksi ke kelompok jaringannya.






















ehmmmm....

Thank You Myspace Comments
MyNiceSpace.com


duuhhhh....

mkasih ya udah ngunjungin blog aq. . .

oea....

jangan lupa ya kasi komen ny..